Target Cina Kuasai NKRI: Hancurkan Pribumi, Islam, dan TNI


FAKTAMEDIA.NET - Naiknya pemimpin Indonesia saat ini bukanlah sebuah kebetulan seperti yang diduga banyak orang. Pun termasuk naiknya pemimpin Jakarta. Menurut aktivis senior, keduanya itu terjadi lantaran adanya strategi atau kekuatan besar dari pihak Cina, baik di dalam Indonesia maupun di luar Indonesia.

“Bukan kebetulan, tapi ini rancangan para mafia Cina Indonesia bersama RRC dan Cina-cina perantauan. Targetnya adalah mengusai NKRI. Caranya dengan menghancurkan Trio Kekuatan: Pribumi, Islam, dan TNI dengan Trio Kekuatan Cina-Kristen karismatik komunis,” kata Sri Bintang Pamungkas dalam siaran persnya yang diterima voa-islam.com.

Menurutnya pula bahwa Cina memang sulit dibedakan di manapun, termasuk di Indonesia. “Cina memang tidak perlu dibedakan antara mafia Cina Indonesia dengan Cina RRC, Taiwan, Singapura atau Hoa-Kiauw  lainnya, karena tidak mengenal Negara tempat mereka menetap: Cina adalah Cina! Ada Cina non mafia, tapi jumlahnya amat kecil. Yang memiih diam pun sewaktu-waktu bisa menjadi mafia.”

Tahap awal etnis Cina mengusai NKRI menurutnya diawali di daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Sebab kedua daerah ini merupakan daerah yang dinilai cukup sulit dikuasai.
“Sekalipun seluruh NKRI mau dikuasai, taapi tahap awal adalah Jawa Barat dengan Jakarta. Sama seperti Belanda. Mereka adakan kongres Cina sedunia di Medan pada tahun 2013 dan mendirikan Paguyuban suku Tjina (PASTI). Sebelumnya telah ada pula Yayasan INTI (Indonesia-Tjina), dan lainnya. Perlkumpu;an ini menjadi makelar-makelar bagi mafia Cina dengan pemerintah/pejabat RI.”
Pun dengan gereja kharismatik, ia sebut sebagai pendukung kuat untuk kuasai Indonesia. Dan mereka ini ia katakan telah menyebar di beberapa daerah besar di Indonesia. “Gereja kharismatik adalah pendukung dana yang amat kuat. Mereka ada di setiap kota penting di Jawa.

Pada pertemuan tanggal 20 Februari, Gereja-gereja kharismatik sedunia yang lalu di Holly Stadium Semarang, Jawa Tengah, termegah di Asia, dan adanya rancangan menjadi Wapres pada 2019, dan Presiden RI pada 2024. Pendeta Petrus Agung Purnomo, dr Holly St, adalah tokoh pendukung PDIP dan ‘Petruk-Gareng’. ‘Petruk-Oey sendiri, selain bertindak selaku Gubernur ‘Jendral’ RRC juga tokoh kebangkitan komunis di Indonesia!”

Sumber : voa-islam

Subscribe to receive free email updates: