Nurdiati Akma: Bongkar Semua yang Terlibat Komunis !


FAKTAMEDIA.NET - Ketua Pimpinan Pusat Forum Silaturahim antar Pengajian (PP FORSAP), Hj. Nurdiati Akma mengatakan, soal komunis bukan hanya menjadi masalah umat Islam tetapi masalah bangsa yang harus segera diselesaikan.

"Saya merasa bangsa kita terinjak-injak, pertama dengan adanya orang-orang seperti si Ahok yang arogan, yang kesalahannya sudah ketahuan tetapi tidak tersentuh. Lalu dengan adanya gerakan komunis yang sekarang ini terang-terangan," ujarnya kepada Suara Islam Online beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurutnya, yang harus dilakukan saat ini adalah berani membongkar semua yang terlibat gerakan komunis. "Kita harus berani tunjuk hidung dan buka-bukaan, seperti yang dikatakan Ketua Purnawirawan TNI Angkatan Darat, Letjen TNI Purn Suryadi, bahwa pemimpin kita didalamnya melindungi PKI, memberi fasilitas kepada PKI. Buka, siapa dia?" ungkap Nurdiati.

"Jadi kita jangan tedeng aling-aling lagi sekarang ini, harus kita bongkar, kita sampaikan, dan kita minta Jokowi tanggungjawab kamu, karena ada yang mengatakan Jokowi sendiri juga termasuk di dalamnya, jadi dia juga harus klarifikasi," tambahnya.

Oleh karena itu, kata Nurdiati, sekarang ini harus segera dilakukan perubahan. "Mau revoluasi atau mau apa, saya siap turun, membawa bendera jihad paling depan," tegasnya.

Nurdiati juga mengatakan, melawan gerakan komunis ini akan menjadi pintu masuk untuk mengusir mafia-mafia kafir yang ingin menguasai negeri ini. "Dan kita sendirian, para purnawirawan TNI Polri juga sudah banyak yang gerah dan tersakiti dengan keadaan ini," katanya.

Selain itu, ia juga menyerukan kepada masyarakat agar ikut turun dalam pawai akbar menolak komunis di Indonesia yang rencananya akan digelar awal Juni nanti. "Kita semua harus turun pada awal Juni nanti, kita turun untuk melawan PKI, mereka harus ditumpas sampai ke akar-akarnya," jelasnya.

"Kita harus bersatu, umat Islam harus bangkit, kalau tidak maka generasi kita, anak cucu kita akan terancam kedepannya," tandasnya.

Sumber : suara-islam

Subscribe to receive free email updates: