Tiru Jokowi, Ahok Gunakan Pendukung Bayaran Di Dunia Maya, Seminggu Ngetwit Nama Ahok 4 Ribu Kali


FAKTAMEDIA.NET - Sempat diragukan bakal bertahan, eksistensi buzzer di media sosial, khususnya Twitter, kini malah makin kinclong. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok, juga disebut-sebut menggunakan jasa buzzer di dunia maya sebagai “rompi anti peluru” menyongsong Pilkada DKI mendatang.

Menurut analisis pengamat geopolitik dari Universitas Indonesia, Mahmud Syaltout, dalam seminggu terakhir usai pemeriksaan Ahok di KPK, atau dari tanggal 13 April hingga 19 April 2016, para buzzer Ahok sudah melakukan cuitan di Twitter sebanyak 4.863 kali, dengan 1.581 cuitan menyebut Ahok dan/atau mention @Ahok_BasukiTP atau @basuki_btp. “Dengan kata lain, 33 persen timeline mereka berisi tentang Ahok,” tulis Mahmud dalam akun resmi Facebook miliknya.
“Selain itu, dengan perhitungan PageRank Algorithm, kita bisa mengetahui seberapa aktif buzzer Ahok ini dalam nge-twit, retwit, maupun diretwit,“ sambungnya. “Kita juga bisa mengetahui siapa yang benar-benar bekerja sebagai buzzer, setidaknya usai pertemuan dengan Ahok beberapa hari sebelum Ahok diperiksa oleh KPK.”
Sebelumnya, pada 9 April lalu, Ahok memang melakukan pertemuan dengan sejumlah pegiat di media sosial, seperti CEO Narrada Channel O, Romanus Sumaryo dan Ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Rohmad Hadiwijoyo. Pertemuan tersebut dilangsungkan secara tertutup.

Sumber : kursrupiah

Subscribe to receive free email updates: